Senin, 21 Desember 2009
Muhammad
Michael H. Hart, dalam bukunya The 100, menetapkan Muhammad sebagai tokoh paling berpengaruh sepanjang sejarah manusia. Menurut Hart, Muhammad adalah satu-satunya orang yang berhasil meraih keberhasilan luar biasa baik dalam hal agama maupun hal duniawi. Dia memimpin bangsa yang awalnya terbelakang dan terpecah belah, menjadi bangsa maju yang bahkan sanggup mengalahkan pasukan Romawi di medan pertempuran.[2]
Muhammad
Michael H. Hart, dalam bukunya The 100, menetapkan Muhammad sebagai tokoh paling berpengaruh sepanjang sejarah manusia. Menurut Hart, Muhammad adalah satu-satunya orang yang berhasil meraih keberhasilan luar biasa baik dalam hal agama maupun hal duniawi. Dia memimpin bangsa yang awalnya terbelakang dan terpecah belah, menjadi bangsa maju yang bahkan sanggup mengalahkan pasukan Romawi di medan pertempuran.[2]
Sabtu, 17 Oktober 2009
Unduh dokumen aplikasi yang berguna untuk layanan Telkom Speedy
Kamis, 15 Oktober 2009
Perpisahan
Perpisahan dihadiri oleh dua orang guru yaitu Ibu Dewi Sundari yang bertugas ke SMAN Ujan Mas, dan Rita Heryani bertugas sebagai Kepala SMP Negeri 1 Benakat.
dan Kepala Sekolah yang lama bertugas di SMP Negeri 1 Tanjung Agung tidak hadir dikarenakan terlambat pulang dari Jakarta menghadiri Mertuanya yang laki-laki meninggal dijakarta. Acara perpisahan tersebut tetap berjalan walau tanpa dihadir oleh Johan Romzah Kepala SMPN Negeri 2 Lawang Kikdul yang lama-
YOHAN SMPN 2 LK: YOHAN SMPN 2 LK: tutorial jaringan komputer,bagian I
lihat NISN SMPN 2 Lawang Kidul
http://nisn.jardiknas.org/cont/data_statistik/index.php?npsn=10600963"
liha NISN http://nisn.jardiknas.org/cont/data_statistik/index.php?npsn=10600963
NISN
bagi yang menginginkan melihat NISN silakan lihat di http://nisn.jardiknas.org/cont/data_statistik/index.php?npsn=10600963
Kamis, 01 Oktober 2009
Mengatasi masalah Ink Tank Full pada Canon IP1700 atau IP1300

Mengatasi masalah Ink Tank Full pada Canon IP1700 atau IP1300
April 2, 2009 by MasBam
Filed under Komputer, Software
5 Comments
Ok, saya akan berbagi sedikit pengalaman tentang masalah yang saya hadapi pada printer Canon IP1700 saya yang mana terdapat keterangan Ink Tank Full serta diminta untuk menghubungi service center. Awalnya saya kira tinta printer luber di dalam dan tanpa fikir panjang saya bongkar printer dan saya bersihkan lumeran tinta di dalamnya hingga busa pembuangannya saya jemur.
Kemudian saya coba, akan tetapi hasilnya tetap sama “Ink tank full, please contact service center” begitu kalau gak salah tulisannya, kemudian iseng-iseng search di Google ternyata banyak yang mengalami masalah yang sama dan untuk penanganannya harus dilakukan reset menggunakan software, dalam hal ini saya menggunakan IP1700-IP1300 Service Tool yang bisa didownload secara gratis melalui URL berikut: http://inkjet-laser.com/x/iP1700_iP1300_ServiceTool.zip
Untuk tahap-tahap yang dilakukan adalah sebagai berikut:
Download software IP1700_IP1300 ServiceTool
Kemudian ekstrak iP1700_iP1300_ServiceTool.zip yang telah didownload
Setelah itu buat printer dalam kondisi Service Mode dengan langkah sebagai berikut :
Lepaskan kabel POWER dan USB printer
Tekan dan tahan tombol POWER, kemudian colokkan kabel POWER
Dengan masih menekan tombol POWER tekan juga tombol RESUME 2 kali kemudian lepas keduanya
Lampu akan berkedip dan tunggu hingga menyala stabil
Printer sudah dalam kondisi Service Mode, kemudian colokkkan kabel USB
Tahap selanjutnya adalah melakukan reset printer dengan software IP1700_IP1300 ServiceTool
Double klik GeneralTool.exe yabg terdapat di dalam folder IP1700_IP1300_ServiceTool
Pilih USB PORT
Klik LOCK RELEASE
Beri centang pada EEPROM CLEAR
Klik TEST PATTERN 1
Reset printer telah dilakukan kemudian matikan printer.
Printer masih dalam keadaan Service Mode, untuk mengembalikan lakukan langkah seperti tahap 3 di atas.
Jika anda melakukan dengan benar printer akan berjalan normal kembali.
Langkah-langkah diatas adalah yang saya lakukan untuk mengatasi permasalahan Ink Tank Full pada printer Canon IP1700 saya yang juga dapat digunakan untuk mengatasi masalah yang sama pada printer Canon IP1300. Bagi anda yang mengalami masalah yang serupa silahkan dicoba…
Jumat, 31 Juli 2009
Sabtu, 11 Juli 2009
Kamis, 02 Juli 2009
Ayat Qur'an Dalam Cromosom
Keajaiban & Iptek Oleh : Redaksi 27 Nov 2004 - 2:05 am
http://uk.f270.mail.yahoo.com/ym/Compose?YY=67944
Seorang ilmuwan yang penemuannya sehebat Gallileo,
Newton dan Einstein yang berhasil membuktikan tentang
keterkaitan antara Al Qur'an dan rancang struktur
tubuh manusia adalah Dr. Ahmad Khan. Dia adalah
lulusan Summa Cumlaude dari Duke University. Walaupun
ia ilmuwan muda yang tengah menanjak, terlihat
cintanya hanya untuk Allah dan untuk penelitian
genetiknya. Ruang kerjanya yang dihiasi kaligrafi,
kertas-kertas penghargaan, tumpukan buku-buku kumal
dan kitab suci yang sering dibukanya, menunjukkan
bahwa ia merupakan kombinasi dari ilmuwan dan pecinta
kitab
suci.
Salah satu penemuannya yang menggemparkan dunia ilmu
pengetahuan adalah itemukannya informasi lain selain
konstruksi Polipeptida yang dibangun dari kodon DNA.
Ayat pertama yang mendorong penelitiannya adalah Surat
"Fussilat" ayat 53 yang juga dikuatkan dengan
hasil-hasil penemuan Profesor Keith Moore ahli
embriologi dari Kanada.
Penemuannya tersebut diilhami ketika Khatib pada waktu
salat Jumat membacakan salah satu ayat yang ada
kaitannya dengan ilmu biologi. Bunyi ayat tersebut
adalah sebagai berikut:
"...Sanuriihim ayatinaa filafaaqi wa fi anfusihim
hatta yatabayyana lahum annahu ul-haqq..."
Yang artinya; Kemudian akan Kami tunjukkan tanda-tanda
kekuasaan kami pada alam dan dalam diri mereka, sampai
jelas bagi mereka bahwa ini adalah kebenaran".
Hipotesis awal yang diajukan Dr. Ahmad Khan adalah
kata "ayatinaa" yang memiliki makna "Ayat Allah",
dijelaskan oleh Allah bahwa tanda- tanda kekuasaanNya
ada juga dalam diri manusia. Menurut Ahmad Khan
ayat-ayat Allah ada juga dalam DNA (Deoxy Nucleotida
Acid) manusia.
Selanjutnya ia beranggapan bahwa ada kemungkinan ayat
Alquran merupakan bagian dari gen manusia.
Dalam dunia biologi dan genetika dikenal banyaknya DNA
yang hadir tanpa memproduksi protein sama sekali.
Area tanpa produksi ini disebut Junk DNA atau DNA
sampah.
kenyataannya DNA tersebut menurut Ahmad Khan jauh
sekali dari makna sampah. Menurut hasil hasil
risetnya, Junk DNA tersebut merupakan untaian
firman-firman Allah sebagai pencipta serta sebagai
tanda kebesaran Allah bagi kaum yang berpikir.
Sebagaimana disindir oleh Allah: "Afala tafakaruun "
(apakah kalian tidak mau bertafakur atau menggunakan
akal pikiran?).
Setelah bekerjasama dengan adiknya yang bernama Imran,
seorang yang ahli dalam analisis sistem, laboratorium
genetiknya mendapatkan proyek dari pemerintah. Proyek
tersebut awalnya ditujukan untuk meneliti gen
kecerdasan pada manusia. Dengan kerja kerasnya Ahmad
Khan berupaya untuk menemukan huruf Arab yang mungkin
dibentuk dari rantai Kodon pada kromosom manusia.
Sampai kombinasi tersebut menghasilkan ayat-ayat Al
Qur'an. Akhirnya pada tanggal 2 Januari tahun 1999
pukul 2 pagi, ia menemukan ayat yang pertama
"Bismillah ir Rahman ir Rahiim. "Iqra bismirrabbika
ladzi Khalq", "Bacalah dengan nama Tuhanmu yang
menciptakan". Ayat tersebut adalah awal dari surat
Al-A'laq yang merupakan surat pertama yang diturunkan
Allah kepada Nabi Muhammad di Gua Hira. Anehnya
setelah penemuan ayat pertama tersebut ayat lain
muncul satu persatu secara cepat. Sampai sekarang ia
telah berhasil menemukan 1/10 ayat Alquran.
Dalam wawancara yang dikutip "Ummi" edisi 6/X/99,
Ahmad Khan menyatakan: "Saya yakin penemuan ini luar
biasa, dan saya mempertaruhkan karier saya untuk ini.
Saya membicarakan penemuan saya dengan dua rekan saya;
Clive dan Martin seorang ahli genetika yang selama ini
sinis terhadap Islam. Saya menyurati dua ilmuwan lain
yang selama ini selalu alergi terhadap Islam yaitu Dan
Larhammar dari Uppsala University Swedia dan Aris
Dreisman dari Universitas Berlin.
Ahmad Khan kemudian menghimpun penemuan-penemuannya
dalam beberapa lembar kertas yang banyak memuat
kode-kode genetika rantai kodon pada cromosome manusia
yaitu; T, C, G, dan A masing-masing kode Nucleotida
akan menghasilkan huruf Arab yang apabila dirangkai
akan menjadi firman Allah yang sangat mengagumkan.
Di akhir wawancaranya Dr. Ahmad Khan berpesan "Semoga
penerbitan buku saya "Alquran dan Genetik", semakin
menyadarkan umat Islam, bahwa Islam adalah jalan hidup
yang lengkap. Kita tidak bisa lagi memisahkan agama
dari ilmu politik, pendidikan atau seni. Semoga non
muslim menyadari bahwa tidak ada gunanya
mempertentangkan ilmu dengan agama.
Demikian juga dengan ilmu-ilmu keperawatan.
Penulis berharap akan datang suatu generasi yang
mendalami prinsip-prinsip ilmu keperawatan yang digali
dari agama Islam. Hal ini dapat dimulai dari niat baik
para pemegang kebijakan (decission maker) yang
beragama Islam baik di institusi pendidikan atau pada
level pemerintah.
Mem-fasilitasi serta memberi dukungan secara moral dan
finansial.
Terbukanya tabir hati ahli Farmakologi Thailand
Profesor Tajaten Tahasen, Dekan Fakultas Farmasi
Universitas Chiang Mai Thailand, baru- baru ini
menyatakan diri masuk Islam saat membaca makalah
Profesor Keith Moore dari Amerika. Keith Moore adalah
ahli Embriologi terkemuka dari Kanada yang mengutip
surat An-Nisa ayat 56 yang menjelaskan bahwa luka
bakar yang cukup dalam tidak menimbulkan sakit karena
ujung-ujung syaraf sensorik sudah hilang. Setelah
pulang ke Thailand Tajaten menjelaskan penemuannya
kepada mahasiswanya, akhirnya mahasiswanya sebanyak 5
orang menyatakan diri masuk Islam.
Bunyi dari surat An-Nisa tersebut antara lain sebagai
berkut :
"Sesungguhnya orang-orang kafir terhadap ayat-ayat
kami, kelak akan kami masukkan mereka ke dalam neraka,
setiap kali kulit mereka terbakar hangus, kami ganti
kulit mereka dengan kulit yang lain agar mereka
merasakan pedihnya azab. "Sesungguhnya Allah Maha
Perkasa lagi Maha Bijaksana."
Ditinjau secara anatomi lapisan kulit kita terdiri
atas 3 lapisan global yaitu; Epidermis, Dermis, dan
Sub Cutis. Pada lapisan Sub Cutis banyak mengandung
ujung-ujung pembuluh darah dan syaraf. Pada saat
terjadi Combustio grade III (luka bakar yang telah
menembus sub cutis) salah satu tandanya yaitu
hilangnya rasa nyeri dari pasien.
Hal ini disebabkan karena sudah tidak berfungsinya
ujung-ujung serabut syaraf afferent dan efferent yang
mengatur sensasi persefsi. Itulah sebabnya Allah
menumbuhkan kembali kulit yang rusak pada saat ia
menyiksa hambaNya yang kafir supaya hambaNya tersebut
dapat merasakan pedihnya azab Allah tersebut.
Mahabesar Allah yang telah menyisipkan
firman-firmannya dan informasi sebagian kebesaranNya
lewat sel tubuh, kromosom, pembuluh darah, pembuluh
syaraf dsb.
Rabbana makhalqta hada batila, Ya...Allah tidak ada
sedikit pun yang engkau ciptakan itu sia-sia.
Dari bahtera menuju Islam Seorang pakar kelautan
menyatakan betapa terpesonanya ia kepada Al Qur'an
yang telah memberikan jawaban dari pencariannya selama
ini.
Prof. Jackues Yves Costeau seorang oceanografer, yang
sering muncul di televisi pada acara Discovey, ketika
sedang menyelam menemukan beberapa mata air tawar di
tengah kedalaman lautan. Mata air tersebut berbeda
adar kimia, warna dan rasanya serta tidak bercampur
dengan air laut yang lainnya. Bertahun-tahun ia
berusaha mengadakan penelitian dan mencari jawaban
misteri tersebut.
Sampai suatu hari bertemu dengan seorang profesor
muslim, kemudian ia menjelaskan tentang ayat Al Qur'an
Surat Ar-Rahman ayat 19-20 dan surat Al-Furqon ayat
53. Awalnya ayat itu ditafsirkan muara sungai tetapi
pada muara sungai ternyata tidak ditemukan mutiara.
Terpesonalah Mr. Costeau sampai ia masuk Islam.
Kutipan ayat tersebut antara lain sebagai berikut:
"Dan Dialah yang membiarkan dua laut mengalir
(berdampingan, yang ini tawar lagi segar dan yang lain
asin lagi pahit, dan Dia jadikan antar-keduanya
dinding dan batas yang menghalang" (QS Al-Furqon: 53).
Berdasarkan contoh kasus di atas, dapat memberikan
gambaran pada kita bahwa ayat suci Alquran mampu
menjelaskan fenomena Cromosome, Anatomi, Oceanografi,
Keperawatan dan antariksa (baca "Jurnal Keperawatan
Unpad" edisi 4, hal 64-70). Sebenarnya masih banyak
ayat- ayat Al Qur'an yang menerangkan fenomena
evolution and genetic seperti QS As-Sajdah 4, QS
al-A'raf 53, QS Yusuf 3, QS Hud 7, tetapi karena
keterbatasan ruangan pada kolom ini, serta dengan
segala keterbatasan ilmu dan pengetahuan yang dimiliki
penulis, maka kepada Allah jualah hendaknya kita
berharap dan hanya Allah-lah yang Mahaluas dan
Mahatinggi ilmunya.
Keajaiban & Iptek Oleh : Redaksi 27 Nov 2004 - 2:05 am
http://uk.f270.mail.yahoo.com/ym/Compose?YY=67944
Seorang ilmuwan yang penemuannya sehebat Gallileo,
Newton dan Einstein yang berhasil membuktikan tentang
keterkaitan antara Al Qur'an dan rancang struktur
tubuh manusia adalah Dr. Ahmad Khan. Dia adalah
lulusan Summa Cumlaude dari Duke University. Walaupun
ia ilmuwan muda yang tengah menanjak, terlihat
cintanya hanya untuk Allah dan untuk penelitian
genetiknya. Ruang kerjanya yang dihiasi kaligrafi,
kertas-kertas penghargaan, tumpukan buku-buku kumal
dan kitab suci yang sering dibukanya, menunjukkan
bahwa ia merupakan kombinasi dari ilmuwan dan pecinta
kitab
suci.
Salah satu penemuannya yang menggemparkan dunia ilmu
pengetahuan adalah itemukannya informasi lain selain
konstruksi Polipeptida yang dibangun dari kodon DNA.
Ayat pertama yang mendorong penelitiannya adalah Surat
"Fussilat" ayat 53 yang juga dikuatkan dengan
hasil-hasil penemuan Profesor Keith Moore ahli
embriologi dari Kanada.
Penemuannya tersebut diilhami ketika Khatib pada waktu
salat Jumat membacakan salah satu ayat yang ada
kaitannya dengan ilmu biologi. Bunyi ayat tersebut
adalah sebagai berikut:
"...Sanuriihim ayatinaa filafaaqi wa fi anfusihim
hatta yatabayyana lahum annahu ul-haqq..."
Yang artinya; Kemudian akan Kami tunjukkan tanda-tanda
kekuasaan kami pada alam dan dalam diri mereka, sampai
jelas bagi mereka bahwa ini adalah kebenaran".
Hipotesis awal yang diajukan Dr. Ahmad Khan adalah
kata "ayatinaa" yang memiliki makna "Ayat Allah",
dijelaskan oleh Allah bahwa tanda- tanda kekuasaanNya
ada juga dalam diri manusia. Menurut Ahmad Khan
ayat-ayat Allah ada juga dalam DNA (Deoxy Nucleotida
Acid) manusia.
Selanjutnya ia beranggapan bahwa ada kemungkinan ayat
Alquran merupakan bagian dari gen manusia.
Dalam dunia biologi dan genetika dikenal banyaknya DNA
yang hadir tanpa memproduksi protein sama sekali.
Area tanpa produksi ini disebut Junk DNA atau DNA
sampah.
kenyataannya DNA tersebut menurut Ahmad Khan jauh
sekali dari makna sampah. Menurut hasil hasil
risetnya, Junk DNA tersebut merupakan untaian
firman-firman Allah sebagai pencipta serta sebagai
tanda kebesaran Allah bagi kaum yang berpikir.
Sebagaimana disindir oleh Allah: "Afala tafakaruun "
(apakah kalian tidak mau bertafakur atau menggunakan
akal pikiran?).
Setelah bekerjasama dengan adiknya yang bernama Imran,
seorang yang ahli dalam analisis sistem, laboratorium
genetiknya mendapatkan proyek dari pemerintah. Proyek
tersebut awalnya ditujukan untuk meneliti gen
kecerdasan pada manusia. Dengan kerja kerasnya Ahmad
Khan berupaya untuk menemukan huruf Arab yang mungkin
dibentuk dari rantai Kodon pada kromosom manusia.
Sampai kombinasi tersebut menghasilkan ayat-ayat Al
Qur'an. Akhirnya pada tanggal 2 Januari tahun 1999
pukul 2 pagi, ia menemukan ayat yang pertama
"Bismillah ir Rahman ir Rahiim. "Iqra bismirrabbika
ladzi Khalq", "Bacalah dengan nama Tuhanmu yang
menciptakan". Ayat tersebut adalah awal dari surat
Al-A'laq yang merupakan surat pertama yang diturunkan
Allah kepada Nabi Muhammad di Gua Hira. Anehnya
setelah penemuan ayat pertama tersebut ayat lain
muncul satu persatu secara cepat. Sampai sekarang ia
telah berhasil menemukan 1/10 ayat Alquran.
Dalam wawancara yang dikutip "Ummi" edisi 6/X/99,
Ahmad Khan menyatakan: "Saya yakin penemuan ini luar
biasa, dan saya mempertaruhkan karier saya untuk ini.
Saya membicarakan penemuan saya dengan dua rekan saya;
Clive dan Martin seorang ahli genetika yang selama ini
sinis terhadap Islam. Saya menyurati dua ilmuwan lain
yang selama ini selalu alergi terhadap Islam yaitu Dan
Larhammar dari Uppsala University Swedia dan Aris
Dreisman dari Universitas Berlin.
Ahmad Khan kemudian menghimpun penemuan-penemuannya
dalam beberapa lembar kertas yang banyak memuat
kode-kode genetika rantai kodon pada cromosome manusia
yaitu; T, C, G, dan A masing-masing kode Nucleotida
akan menghasilkan huruf Arab yang apabila dirangkai
akan menjadi firman Allah yang sangat mengagumkan.
Di akhir wawancaranya Dr. Ahmad Khan berpesan "Semoga
penerbitan buku saya "Alquran dan Genetik", semakin
menyadarkan umat Islam, bahwa Islam adalah jalan hidup
yang lengkap. Kita tidak bisa lagi memisahkan agama
dari ilmu politik, pendidikan atau seni. Semoga non
muslim menyadari bahwa tidak ada gunanya
mempertentangkan ilmu dengan agama.
Demikian juga dengan ilmu-ilmu keperawatan.
Penulis berharap akan datang suatu generasi yang
mendalami prinsip-prinsip ilmu keperawatan yang digali
dari agama Islam. Hal ini dapat dimulai dari niat baik
para pemegang kebijakan (decission maker) yang
beragama Islam baik di institusi pendidikan atau pada
level pemerintah.
Mem-fasilitasi serta memberi dukungan secara moral dan
finansial.
Terbukanya tabir hati ahli Farmakologi Thailand
Profesor Tajaten Tahasen, Dekan Fakultas Farmasi
Universitas Chiang Mai Thailand, baru- baru ini
menyatakan diri masuk Islam saat membaca makalah
Profesor Keith Moore dari Amerika. Keith Moore adalah
ahli Embriologi terkemuka dari Kanada yang mengutip
surat An-Nisa ayat 56 yang menjelaskan bahwa luka
bakar yang cukup dalam tidak menimbulkan sakit karena
ujung-ujung syaraf sensorik sudah hilang. Setelah
pulang ke Thailand Tajaten menjelaskan penemuannya
kepada mahasiswanya, akhirnya mahasiswanya sebanyak 5
orang menyatakan diri masuk Islam.
Bunyi dari surat An-Nisa tersebut antara lain sebagai
berkut :
"Sesungguhnya orang-orang kafir terhadap ayat-ayat
kami, kelak akan kami masukkan mereka ke dalam neraka,
setiap kali kulit mereka terbakar hangus, kami ganti
kulit mereka dengan kulit yang lain agar mereka
merasakan pedihnya azab. "Sesungguhnya Allah Maha
Perkasa lagi Maha Bijaksana."
Ditinjau secara anatomi lapisan kulit kita terdiri
atas 3 lapisan global yaitu; Epidermis, Dermis, dan
Sub Cutis. Pada lapisan Sub Cutis banyak mengandung
ujung-ujung pembuluh darah dan syaraf. Pada saat
terjadi Combustio grade III (luka bakar yang telah
menembus sub cutis) salah satu tandanya yaitu
hilangnya rasa nyeri dari pasien.
Hal ini disebabkan karena sudah tidak berfungsinya
ujung-ujung serabut syaraf afferent dan efferent yang
mengatur sensasi persefsi. Itulah sebabnya Allah
menumbuhkan kembali kulit yang rusak pada saat ia
menyiksa hambaNya yang kafir supaya hambaNya tersebut
dapat merasakan pedihnya azab Allah tersebut.
Mahabesar Allah yang telah menyisipkan
firman-firmannya dan informasi sebagian kebesaranNya
lewat sel tubuh, kromosom, pembuluh darah, pembuluh
syaraf dsb.
Rabbana makhalqta hada batila, Ya...Allah tidak ada
sedikit pun yang engkau ciptakan itu sia-sia.
Dari bahtera menuju Islam Seorang pakar kelautan
menyatakan betapa terpesonanya ia kepada Al Qur'an
yang telah memberikan jawaban dari pencariannya selama
ini.
Prof. Jackues Yves Costeau seorang oceanografer, yang
sering muncul di televisi pada acara Discovey, ketika
sedang menyelam menemukan beberapa mata air tawar di
tengah kedalaman lautan. Mata air tersebut berbeda
adar kimia, warna dan rasanya serta tidak bercampur
dengan air laut yang lainnya. Bertahun-tahun ia
berusaha mengadakan penelitian dan mencari jawaban
misteri tersebut.
Sampai suatu hari bertemu dengan seorang profesor
muslim, kemudian ia menjelaskan tentang ayat Al Qur'an
Surat Ar-Rahman ayat 19-20 dan surat Al-Furqon ayat
53. Awalnya ayat itu ditafsirkan muara sungai tetapi
pada muara sungai ternyata tidak ditemukan mutiara.
Terpesonalah Mr. Costeau sampai ia masuk Islam.
Kutipan ayat tersebut antara lain sebagai berikut:
"Dan Dialah yang membiarkan dua laut mengalir
(berdampingan, yang ini tawar lagi segar dan yang lain
asin lagi pahit, dan Dia jadikan antar-keduanya
dinding dan batas yang menghalang" (QS Al-Furqon: 53).
Berdasarkan contoh kasus di atas, dapat memberikan
gambaran pada kita bahwa ayat suci Alquran mampu
menjelaskan fenomena Cromosome, Anatomi, Oceanografi,
Keperawatan dan antariksa (baca "Jurnal Keperawatan
Unpad" edisi 4, hal 64-70). Sebenarnya masih banyak
ayat- ayat Al Qur'an yang menerangkan fenomena
evolution and genetic seperti QS As-Sajdah 4, QS
al-A'raf 53, QS Yusuf 3, QS Hud 7, tetapi karena
keterbatasan ruangan pada kolom ini, serta dengan
segala keterbatasan ilmu dan pengetahuan yang dimiliki
penulis, maka kepada Allah jualah hendaknya kita
berharap dan hanya Allah-lah yang Mahaluas dan
Mahatinggi ilmunya.
YOHAN SMPN 2 LK: YOHAN SMPN 2 LK: tutorial jaringan komputer,bagian I
Keajaiban & Iptek Oleh : Redaksi 27 Nov 2004 - 2:05 am
http://uk.f270.mail.yahoo.com/ym/Compose?YY=67944
Seorang ilmuwan yang penemuannya sehebat Gallileo,
Newton dan Einstein yang berhasil membuktikan tentang
keterkaitan antara Al Qur'an dan rancang struktur
tubuh manusia adalah Dr. Ahmad Khan. Dia adalah
lulusan Summa Cumlaude dari Duke University. Walaupun
ia ilmuwan muda yang tengah menanjak, terlihat
cintanya hanya untuk Allah dan untuk penelitian
genetiknya. Ruang kerjanya yang dihiasi kaligrafi,
kertas-kertas penghargaan, tumpukan buku-buku kumal
dan kitab suci yang sering dibukanya, menunjukkan
bahwa ia merupakan kombinasi dari ilmuwan dan pecinta
kitab
suci.
Salah satu penemuannya yang menggemparkan dunia ilmu
pengetahuan adalah itemukannya informasi lain selain
konstruksi Polipeptida yang dibangun dari kodon DNA.
Ayat pertama yang mendorong penelitiannya adalah Surat
"Fussilat" ayat 53 yang juga dikuatkan dengan
hasil-hasil penemuan Profesor Keith Moore ahli
embriologi dari Kanada.
Penemuannya tersebut diilhami ketika Khatib pada waktu
salat Jumat membacakan salah satu ayat yang ada
kaitannya dengan ilmu biologi. Bunyi ayat tersebut
adalah sebagai berikut:
"...Sanuriihim ayatinaa filafaaqi wa fi anfusihim
hatta yatabayyana lahum annahu ul-haqq..."
Yang artinya; Kemudian akan Kami tunjukkan tanda-tanda
kekuasaan kami pada alam dan dalam diri mereka, sampai
jelas bagi mereka bahwa ini adalah kebenaran".
Hipotesis awal yang diajukan Dr. Ahmad Khan adalah
kata "ayatinaa" yang memiliki makna "Ayat Allah",
dijelaskan oleh Allah bahwa tanda- tanda kekuasaanNya
ada juga dalam diri manusia. Menurut Ahmad Khan
ayat-ayat Allah ada juga dalam DNA (Deoxy Nucleotida
Acid) manusia.
Selanjutnya ia beranggapan bahwa ada kemungkinan ayat
Alquran merupakan bagian dari gen manusia.
Dalam dunia biologi dan genetika dikenal banyaknya DNA
yang hadir tanpa memproduksi protein sama sekali.
Area tanpa produksi ini disebut Junk DNA atau DNA
sampah.
kenyataannya DNA tersebut menurut Ahmad Khan jauh
sekali dari makna sampah. Menurut hasil hasil
risetnya, Junk DNA tersebut merupakan untaian
firman-firman Allah sebagai pencipta serta sebagai
tanda kebesaran Allah bagi kaum yang berpikir.
Sebagaimana disindir oleh Allah: "Afala tafakaruun "
(apakah kalian tidak mau bertafakur atau menggunakan
akal pikiran?).
Setelah bekerjasama dengan adiknya yang bernama Imran,
seorang yang ahli dalam analisis sistem, laboratorium
genetiknya mendapatkan proyek dari pemerintah. Proyek
tersebut awalnya ditujukan untuk meneliti gen
kecerdasan pada manusia. Dengan kerja kerasnya Ahmad
Khan berupaya untuk menemukan huruf Arab yang mungkin
dibentuk dari rantai Kodon pada kromosom manusia.
Sampai kombinasi tersebut menghasilkan ayat-ayat Al
Qur'an. Akhirnya pada tanggal 2 Januari tahun 1999
pukul 2 pagi, ia menemukan ayat yang pertama
"Bismillah ir Rahman ir Rahiim. "Iqra bismirrabbika
ladzi Khalq", "Bacalah dengan nama Tuhanmu yang
menciptakan". Ayat tersebut adalah awal dari surat
Al-A'laq yang merupakan surat pertama yang diturunkan
Allah kepada Nabi Muhammad di Gua Hira. Anehnya
setelah penemuan ayat pertama tersebut ayat lain
muncul satu persatu secara cepat. Sampai sekarang ia
telah berhasil menemukan 1/10 ayat Alquran.
Dalam wawancara yang dikutip "Ummi" edisi 6/X/99,
Ahmad Khan menyatakan: "Saya yakin penemuan ini luar
biasa, dan saya mempertaruhkan karier saya untuk ini.
Saya membicarakan penemuan saya dengan dua rekan saya;
Clive dan Martin seorang ahli genetika yang selama ini
sinis terhadap Islam. Saya menyurati dua ilmuwan lain
yang selama ini selalu alergi terhadap Islam yaitu Dan
Larhammar dari Uppsala University Swedia dan Aris
Dreisman dari Universitas Berlin.
Ahmad Khan kemudian menghimpun penemuan-penemuannya
dalam beberapa lembar kertas yang banyak memuat
kode-kode genetika rantai kodon pada cromosome manusia
yaitu; T, C, G, dan A masing-masing kode Nucleotida
akan menghasilkan huruf Arab yang apabila dirangkai
akan menjadi firman Allah yang sangat mengagumkan.
Di akhir wawancaranya Dr. Ahmad Khan berpesan "Semoga
penerbitan buku saya "Alquran dan Genetik", semakin
menyadarkan umat Islam, bahwa Islam adalah jalan hidup
yang lengkap. Kita tidak bisa lagi memisahkan agama
dari ilmu politik, pendidikan atau seni. Semoga non
muslim menyadari bahwa tidak ada gunanya
mempertentangkan ilmu dengan agama.
Demikian juga dengan ilmu-ilmu keperawatan.
Penulis berharap akan datang suatu generasi yang
mendalami prinsip-prinsip ilmu keperawatan yang digali
dari agama Islam. Hal ini dapat dimulai dari niat baik
para pemegang kebijakan (decission maker) yang
beragama Islam baik di institusi pendidikan atau pada
level pemerintah.
Mem-fasilitasi serta memberi dukungan secara moral dan
finansial.
Terbukanya tabir hati ahli Farmakologi Thailand
Profesor Tajaten Tahasen, Dekan Fakultas Farmasi
Universitas Chiang Mai Thailand, baru- baru ini
menyatakan diri masuk Islam saat membaca makalah
Profesor Keith Moore dari Amerika. Keith Moore adalah
ahli Embriologi terkemuka dari Kanada yang mengutip
surat An-Nisa ayat 56 yang menjelaskan bahwa luka
bakar yang cukup dalam tidak menimbulkan sakit karena
ujung-ujung syaraf sensorik sudah hilang. Setelah
pulang ke Thailand Tajaten menjelaskan penemuannya
kepada mahasiswanya, akhirnya mahasiswanya sebanyak 5
orang menyatakan diri masuk Islam.
Bunyi dari surat An-Nisa tersebut antara lain sebagai
berkut :
"Sesungguhnya orang-orang kafir terhadap ayat-ayat
kami, kelak akan kami masukkan mereka ke dalam neraka,
setiap kali kulit mereka terbakar hangus, kami ganti
kulit mereka dengan kulit yang lain agar mereka
merasakan pedihnya azab. "Sesungguhnya Allah Maha
Perkasa lagi Maha Bijaksana."
Ditinjau secara anatomi lapisan kulit kita terdiri
atas 3 lapisan global yaitu; Epidermis, Dermis, dan
Sub Cutis. Pada lapisan Sub Cutis banyak mengandung
ujung-ujung pembuluh darah dan syaraf. Pada saat
terjadi Combustio grade III (luka bakar yang telah
menembus sub cutis) salah satu tandanya yaitu
hilangnya rasa nyeri dari pasien.
Hal ini disebabkan karena sudah tidak berfungsinya
ujung-ujung serabut syaraf afferent dan efferent yang
mengatur sensasi persefsi. Itulah sebabnya Allah
menumbuhkan kembali kulit yang rusak pada saat ia
menyiksa hambaNya yang kafir supaya hambaNya tersebut
dapat merasakan pedihnya azab Allah tersebut.
Mahabesar Allah yang telah menyisipkan
firman-firmannya dan informasi sebagian kebesaranNya
lewat sel tubuh, kromosom, pembuluh darah, pembuluh
syaraf dsb.
Rabbana makhalqta hada batila, Ya...Allah tidak ada
sedikit pun yang engkau ciptakan itu sia-sia.
Dari bahtera menuju Islam Seorang pakar kelautan
menyatakan betapa terpesonanya ia kepada Al Qur'an
yang telah memberikan jawaban dari pencariannya selama
ini.
Prof. Jackues Yves Costeau seorang oceanografer, yang
sering muncul di televisi pada acara Discovey, ketika
sedang menyelam menemukan beberapa mata air tawar di
tengah kedalaman lautan. Mata air tersebut berbeda
adar kimia, warna dan rasanya serta tidak bercampur
dengan air laut yang lainnya. Bertahun-tahun ia
berusaha mengadakan penelitian dan mencari jawaban
misteri tersebut.
Sampai suatu hari bertemu dengan seorang profesor
muslim, kemudian ia menjelaskan tentang ayat Al Qur'an
Surat Ar-Rahman ayat 19-20 dan surat Al-Furqon ayat
53. Awalnya ayat itu ditafsirkan muara sungai tetapi
pada muara sungai ternyata tidak ditemukan mutiara.
Terpesonalah Mr. Costeau sampai ia masuk Islam.
Kutipan ayat tersebut antara lain sebagai berikut:
"Dan Dialah yang membiarkan dua laut mengalir
(berdampingan, yang ini tawar lagi segar dan yang lain
asin lagi pahit, dan Dia jadikan antar-keduanya
dinding dan batas yang menghalang" (QS Al-Furqon: 53).
Berdasarkan contoh kasus di atas, dapat memberikan
gambaran pada kita bahwa ayat suci Alquran mampu
menjelaskan fenomena Cromosome, Anatomi, Oceanografi,
Keperawatan dan antariksa (baca "Jurnal Keperawatan
Unpad" edisi 4, hal 64-70). Sebenarnya masih banyak
ayat- ayat Al Qur'an yang menerangkan fenomena
evolution and genetic seperti QS As-Sajdah 4, QS
al-A'raf 53, QS Yusuf 3, QS Hud 7, tetapi karena
keterbatasan ruangan pada kolom ini, serta dengan
segala keterbatasan ilmu dan pengetahuan yang dimiliki
penulis, maka kepada Allah jualah hendaknya kita
berharap dan hanya Allah-lah yang Mahaluas dan
Mahatinggi ilmunya.
Senin, 29 Juni 2009
Sabtu, 27 Juni 2009
Terbang dengan FlightGear
|
|
|
FlightGear adalah sebuah game simulasi penerbangan, kira-kira serupa dengan Microsoft Flight Simulator. Namun demikian, dibandingkan dengan Flight Simulator-nya Microsoft, FlightGear adalah perangkat lunak open-source serta bersifat lintas platform dan tersedia untuk Linux, Windows, Mac, dan SGI. Paket berisi source code maupun program jadi (binary) bisa dicomot dari situs resminya: www.flightgear.org
FlightGear mengemas beberapa tipe pesawat yang dapat digunakan, dari Cessna yang bervariasi tetapi sederhana (mencakup Cessna 172 hingga 310), Boeing 747, BA A4 Hawk, BA Harrier, pesawat ulang alik-alik (space shuttle), hingga piring terbang alias UFO. Lebih menarik lagi karena FlightGear mampu mengimpor berbagai model pesawatnya Microsoft Flight Simulator (dalam format MDL). Meskipun demikian, hal ini hanya sebatas model 3-D saja karena simulasi fisiknya sendiri masih terbatas dan belum mendukung manuver ala jet tempur. Tidak heran, FlightGear mencanangkan diri sebagai perangkat lunak untuk berlatih terbang dan bukan untuk dogfight.
Paket standar FlightGear hanya menyediakan lingkungan sekitar San Francisco. Untuk area-area lain, Anda bisa mendownload scenery tambahan yang bisa didownload dari http://www.flightgear.org/Downloads/world-scenery.html dan tersedia untuk hampir semua bagian bumi (walaupun bervariasi dalam kelengkapannya). Karena ukurannya cukup besar, Anda dapat juga memesan CD-ROM khusus yang berisi add-on semacam ini.
Untuk urusan simulasi grafis, jangan khawatir karena Anda tidak akan kecewa. Yang pertama kali menyaksikan demonstrasi FlightGear bisa memperoleh kesan yang dalam karena tampilannya yang benar-benar photorealistic, dari saat-saat take-off meluncur di run-away hingga tatkala berputar-putar menikmati pemandangan kota nun jauh di bawah. Lebih jauh lagi, FlightGear memperhatikan posisi dan pencahayaan matahari setepat mungkin, bahkan juga fasa bulan serta posisi dan kecerlangan bintang-bintang di kala malam.
Dalam soal simulasi, FlightGear tidak kalah dengan simulator komersial. Model dinamik pesawat dirancang seakurat mungkin sehingga menerbangkan Cessna virtual dalam FlightGear bisa sehidup Cessna yang asli (dengan satu keuntungan, Anda tetap sehat walafiat walaupun crash). Semua instrumen avionik standar dapat dimanfaatkan. Guna kemudahan navigasi, FlightGear juga dapat mengaktifkan fasilitas HUD (Head-up Display), pun untuk pesawat seperti Cessna sekalipun.
Tanpa kartu 3-D, Anda tidak mungkin menikmati FlightGear dengan mulus karena pastilah proses rendering akan patah-patah. Karenanya kartu grafis seperti GeForce atau Radeon sangat dianjurkan untuk digunakan. Seperti layaknya bermain simulator, sebuah joystick sangat dianjurkan demi kesuksesan penerbangan Anda. Sungguhpun memakai mouse dan dibantu dengan puluhan tombol shortcut tidak mengurangi kemampuan jelajah, memakai joystick jelas akan membantu simulasi menjadi terasa lebih hidup. Di samping itu, mana ada sih pilot yang bermodalkan mouse ?
Sebagai produk open-source, FlightGear sudah terbukti cukup sukses menarik minat orang tatkala didemokan pada sebuah konferensi atau eksebisi Linux. Tercatat antara lain pada acara LinuxTag 2001 di Stuttgart dan LinuxWorld Expo 2002 di San Francisco, stand FlightGear menyedot banyak pengunjung, demikian pula peserta presentasi tentang FlightGear begitu membludak.
Belajar Terbang
Tidak mudah untuk langsung mahir mengendalikan pesawat dan membawanya take off. Dan ternyata lebih susah lagi untuk mendaratkan pesawat alias landing. Karenanya tidak ada salahnya untuk mempelajari terlebih dahulu petunjuk belajar terbang yang sudah disediakan bersama FlightGear. Untuk pertama kali, Anda bisa mencoba menggunakan pesawat yang sederhana seperti misalnya Cessna. Sebuah kursus kilat yang berisi 24 jurus terbang yang dikemas dalam A Circuit in FlightGear dapat cukup menolong bagi Anda yang tidak sabaran ingin segera mengangkasa. Yang jelas, Anda tidak usah coba-coba berlatih menghantam gedung pencakar langit kalau tidak mau dicap sebagai teroris.
Sebagai simulator penerbangan, tim pengembang FlightGear menjajaki sesuatu hal baru yang bahkan belum pernah dicoba Microsoft Flight Simulator, yaitu memproses FlightGear agar mendapatkan sertifikasi resmi dari FAA (Federal Aviation Administration), sebuah badan federal yang mengurusi administrasi dunia penerbangan, termasuk di antaranya uji layak terbang untuk pesawat. Tentu saja, meski prosedur yang dilalui cukup panjang dan masih belum tuntas hingga saat ini, mendapatkan sertifikasi FAA ini akan serta merta kembali menanjakkan pamor dan popularitas di antara simulator-simulator serupa.
Dalam pengembangannya, FlightGear banyak mengandalkan teknologi yang sifatnya terbuka dan telah lazim digunakan, antara lain OpenGL untuk grafik 3-D dan PLIB untuk manajemen input/output. Walhasil jika Anda ingin menginstalasi FlightGear, tidak banyak yang dibutuhkan, yaitu ‘hanya’ pustaka Xfree86, OpenGL, GLUT, PLIB, dan zlib. Prosesnya sendiri juga cepat dan bisa dituntaskan dalam waktu kurang dari satu jam. Untuk Anda yang ingin praktis, cari dan gunakan paket dalam format RPM atau DEB yang cocok dengan distribusi yang Anda gunakan. Selanjutnya, segera meluncur di landasan pacu dan terbang !
Terbang dengan FlightGear

Tak perlu menjadi pilot untuk merasakan terbang di udara. Berlatihlah dengan FlightGear dan nikmati keindahan angkasa raya.
FlightGear adalah sebuah game simulasi penerbangan, kira-kira serupa dengan Microsoft Flight Simulator. Namun demikian, dibandingkan dengan Flight Simulator-nya Microsoft, FlightGear adalah perangkat lunak open-source serta bersifat lintas platform dan tersedia untuk Linux, Windows, Mac, dan SGI. Paket berisi source code maupun program jadi (binary) bisa dicomot dari situs resminya: www.flightgear.org
FlightGear mengemas beberapa tipe pesawat yang dapat digunakan, dari Cessna yang bervariasi tetapi sederhana (mencakup Cessna 172 hingga 310), Boeing 747, BA A4 Hawk, BA Harrier, pesawat ulang alik-alik (space shuttle), hingga piring terbang alias UFO. Lebih menarik lagi karena FlightGear mampu mengimpor berbagai model pesawatnya Microsoft Flight Simulator (dalam format MDL). Meskipun demikian, hal ini hanya sebatas model 3-D saja karena simulasi fisiknya sendiri masih terbatas dan belum mendukung manuver ala jet tempur. Tidak heran, FlightGear mencanangkan diri sebagai perangkat lunak untuk berlatih terbang dan bukan untuk dogfight.
Paket standar FlightGear hanya menyediakan lingkungan sekitar San Francisco. Untuk area-area lain, Anda bisa mendownload scenery tambahan yang bisa didownload dari http://www.flightgear.org/Downloads/world-scenery.html dan tersedia untuk hampir semua bagian bumi (walaupun bervariasi dalam kelengkapannya). Karena ukurannya cukup besar, Anda dapat juga memesan CD-ROM khusus yang berisi add-on semacam ini.
Untuk urusan simulasi grafis, jangan khawatir karena Anda tidak akan kecewa. Yang pertama kali menyaksikan demonstrasi FlightGear bisa memperoleh kesan yang dalam karena tampilannya yang benar-benar photorealistic, dari saat-saat take-off meluncur di run-away hingga tatkala berputar-putar menikmati pemandangan kota nun jauh di bawah. Lebih jauh lagi, FlightGear memperhatikan posisi dan pencahayaan matahari setepat mungkin, bahkan juga fasa bulan serta posisi dan kecerlangan bintang-bintang di kala malam.
Dalam soal simulasi, FlightGear tidak kalah dengan simulator komersial. Model dinamik pesawat dirancang seakurat mungkin sehingga menerbangkan Cessna virtual dalam FlightGear bisa sehidup Cessna yang asli (dengan satu keuntungan, Anda tetap sehat walafiat walaupun crash). Semua instrumen avionik standar dapat dimanfaatkan. Guna kemudahan navigasi, FlightGear juga dapat mengaktifkan fasilitas HUD (Head-up Display), pun untuk pesawat seperti Cessna sekalipun.
Tanpa kartu 3-D, Anda tidak mungkin menikmati FlightGear dengan mulus karena pastilah proses rendering akan patah-patah. Karenanya kartu grafis seperti GeForce atau Radeon sangat dianjurkan untuk digunakan. Seperti layaknya bermain simulator, sebuah joystick sangat dianjurkan demi kesuksesan penerbangan Anda. Sungguhpun memakai mouse dan dibantu dengan puluhan tombol shortcut tidak mengurangi kemampuan jelajah, memakai joystick jelas akan membantu simulasi menjadi terasa lebih hidup. Di samping itu, mana ada sih pilot yang bermodalkan mouse ?
Sebagai produk open-source, FlightGear sudah terbukti cukup sukses menarik minat orang tatkala didemokan pada sebuah konferensi atau eksebisi Linux. Tercatat antara lain pada acara LinuxTag 2001 di Stuttgart dan LinuxWorld Expo 2002 di San Francisco, stand FlightGear menyedot banyak pengunjung, demikian pula peserta presentasi tentang FlightGear begitu membludak.
Belajar Terbang
Tidak mudah untuk langsung mahir mengendalikan pesawat dan membawanya take off. Dan ternyata lebih susah lagi untuk mendaratkan pesawat alias landing. Karenanya tidak ada salahnya untuk mempelajari terlebih dahulu petunjuk belajar terbang yang sudah disediakan bersama FlightGear. Untuk pertama kali, Anda bisa mencoba menggunakan pesawat yang sederhana seperti misalnya Cessna. Sebuah kursus kilat yang berisi 24 jurus terbang yang dikemas dalam A Circuit in FlightGear dapat cukup menolong bagi Anda yang tidak sabaran ingin segera mengangkasa. Yang jelas, Anda tidak usah coba-coba berlatih menghantam gedung pencakar langit kalau tidak mau dicap sebagai teroris.
Sebagai simulator penerbangan, tim pengembang FlightGear menjajaki sesuatu hal baru yang bahkan belum pernah dicoba Microsoft Flight Simulator, yaitu memproses FlightGear agar mendapatkan sertifikasi resmi dari FAA (Federal Aviation Administration), sebuah badan federal yang mengurusi administrasi dunia penerbangan, termasuk di antaranya uji layak terbang untuk pesawat. Tentu saja, meski prosedur yang dilalui cukup panjang dan masih belum tuntas hingga saat ini, mendapatkan sertifikasi FAA ini akan serta merta kembali menanjakkan pamor dan popularitas di antara simulator-simulator serupa.
Dalam pengembangannya, FlightGear banyak mengandalkan teknologi yang sifatnya terbuka dan telah lazim digunakan, antara lain OpenGL untuk grafik 3-D dan PLIB untuk manajemen input/output. Walhasil jika Anda ingin menginstalasi FlightGear, tidak banyak yang dibutuhkan, yaitu ‘hanya’ pustaka Xfree86, OpenGL, GLUT, PLIB, dan zlib. Prosesnya sendiri juga cepat dan bisa dituntaskan dalam waktu kurang dari satu jam. Untuk Anda yang ingin praktis, cari dan gunakan paket dalam format RPM atau DEB yang cocok dengan distribusi yang Anda gunakan. Selanjutnya, segera meluncur di landasan pacu dan terbang !
FlightGear
Download dari www.flightgear.org
Kebutuhan: Pentium II-400, RAM 64MB, kartu grafis 3-D
Terbang dengan FlightGear

Tak perlu menjadi pilot untuk merasakan terbang di udara. Berlatihlah dengan FlightGear dan nikmati keindahan angkasa raya.
FlightGear adalah sebuah game simulasi penerbangan, kira-kira serupa dengan Microsoft Flight Simulator. Namun demikian, dibandingkan dengan Flight Simulator-nya Microsoft, FlightGear adalah perangkat lunak open-source serta bersifat lintas platform dan tersedia untuk Linux, Windows, Mac, dan SGI. Paket berisi source code maupun program jadi (binary) bisa dicomot dari situs resminya: www.flightgear.org
FlightGear mengemas beberapa tipe pesawat yang dapat digunakan, dari Cessna yang bervariasi tetapi sederhana (mencakup Cessna 172 hingga 310), Boeing 747, BA A4 Hawk, BA Harrier, pesawat ulang alik-alik (space shuttle), hingga piring terbang alias UFO. Lebih menarik lagi karena FlightGear mampu mengimpor berbagai model pesawatnya Microsoft Flight Simulator (dalam format MDL). Meskipun demikian, hal ini hanya sebatas model 3-D saja karena simulasi fisiknya sendiri masih terbatas dan belum mendukung manuver ala jet tempur. Tidak heran, FlightGear mencanangkan diri sebagai perangkat lunak untuk berlatih terbang dan bukan untuk dogfight.
Paket standar FlightGear hanya menyediakan lingkungan sekitar San Francisco. Untuk area-area lain, Anda bisa mendownload scenery tambahan yang bisa didownload dari http://www.flightgear.org/Downloads/world-scenery.html dan tersedia untuk hampir semua bagian bumi (walaupun bervariasi dalam kelengkapannya). Karena ukurannya cukup besar, Anda dapat juga memesan CD-ROM khusus yang berisi add-on semacam ini.
Untuk urusan simulasi grafis, jangan khawatir karena Anda tidak akan kecewa. Yang pertama kali menyaksikan demonstrasi FlightGear bisa memperoleh kesan yang dalam karena tampilannya yang benar-benar photorealistic, dari saat-saat take-off meluncur di run-away hingga tatkala berputar-putar menikmati pemandangan kota nun jauh di bawah. Lebih jauh lagi, FlightGear memperhatikan posisi dan pencahayaan matahari setepat mungkin, bahkan juga fasa bulan serta posisi dan kecerlangan bintang-bintang di kala malam.
Dalam soal simulasi, FlightGear tidak kalah dengan simulator komersial. Model dinamik pesawat dirancang seakurat mungkin sehingga menerbangkan Cessna virtual dalam FlightGear bisa sehidup Cessna yang asli (dengan satu keuntungan, Anda tetap sehat walafiat walaupun crash). Semua instrumen avionik standar dapat dimanfaatkan. Guna kemudahan navigasi, FlightGear juga dapat mengaktifkan fasilitas HUD (Head-up Display), pun untuk pesawat seperti Cessna sekalipun.
Tanpa kartu 3-D, Anda tidak mungkin menikmati FlightGear dengan mulus karena pastilah proses rendering akan patah-patah. Karenanya kartu grafis seperti GeForce atau Radeon sangat dianjurkan untuk digunakan. Seperti layaknya bermain simulator, sebuah joystick sangat dianjurkan demi kesuksesan penerbangan Anda. Sungguhpun memakai mouse dan dibantu dengan puluhan tombol shortcut tidak mengurangi kemampuan jelajah, memakai joystick jelas akan membantu simulasi menjadi terasa lebih hidup. Di samping itu, mana ada sih pilot yang bermodalkan mouse ?
Sebagai produk open-source, FlightGear sudah terbukti cukup sukses menarik minat orang tatkala didemokan pada sebuah konferensi atau eksebisi Linux. Tercatat antara lain pada acara LinuxTag 2001 di Stuttgart dan LinuxWorld Expo 2002 di San Francisco, stand FlightGear menyedot banyak pengunjung, demikian pula peserta presentasi tentang FlightGear begitu membludak.
Belajar Terbang
Tidak mudah untuk langsung mahir mengendalikan pesawat dan membawanya take off. Dan ternyata lebih susah lagi untuk mendaratkan pesawat alias landing. Karenanya tidak ada salahnya untuk mempelajari terlebih dahulu petunjuk belajar terbang yang sudah disediakan bersama FlightGear. Untuk pertama kali, Anda bisa mencoba menggunakan pesawat yang sederhana seperti misalnya Cessna. Sebuah kursus kilat yang berisi 24 jurus terbang yang dikemas dalam A Circuit in FlightGear dapat cukup menolong bagi Anda yang tidak sabaran ingin segera mengangkasa. Yang jelas, Anda tidak usah coba-coba berlatih menghantam gedung pencakar langit kalau tidak mau dicap sebagai teroris.
Sebagai simulator penerbangan, tim pengembang FlightGear menjajaki sesuatu hal baru yang bahkan belum pernah dicoba Microsoft Flight Simulator, yaitu memproses FlightGear agar mendapatkan sertifikasi resmi dari FAA (Federal Aviation Administration), sebuah badan federal yang mengurusi administrasi dunia penerbangan, termasuk di antaranya uji layak terbang untuk pesawat. Tentu saja, meski prosedur yang dilalui cukup panjang dan masih belum tuntas hingga saat ini, mendapatkan sertifikasi FAA ini akan serta merta kembali menanjakkan pamor dan popularitas di antara simulator-simulator serupa.
Dalam pengembangannya, FlightGear banyak mengandalkan teknologi yang sifatnya terbuka dan telah lazim digunakan, antara lain OpenGL untuk grafik 3-D dan PLIB untuk manajemen input/output. Walhasil jika Anda ingin menginstalasi FlightGear, tidak banyak yang dibutuhkan, yaitu ‘hanya’ pustaka Xfree86, OpenGL, GLUT, PLIB, dan zlib. Prosesnya sendiri juga cepat dan bisa dituntaskan dalam waktu kurang dari satu jam. Untuk Anda yang ingin praktis, cari dan gunakan paket dalam format RPM atau DEB yang cocok dengan distribusi yang Anda gunakan. Selanjutnya, segera meluncur di landasan pacu dan terbang !
Jumat, 26 Juni 2009
tutorial jaringan komputer,bagian I
tutorial jaringan komputer,bagian I
8 01 2009belajar cara membuat jaringan komputer yuk..?”mau?mau?mau? “habis gelap terbitlah jaringan…hehe…maksudnya karena bingung mo posting tentang masalah apa,jadinya terbitlah jaringan?! “sama-sama belajar yuk?”…………..
jaringan komputer
merupakan kumpulan beberapa komputer dan peralatan lain yang saling terhubung.hubungan tersebut dapat melalui media kabel atau gelombang radio, bluetooth, infrared dan satelit.setiap perangkat yang terhubung disebut NODEtutorial jaringan komputer,bagian I

tutorial jaringan komputer,bagian I
8 01 2009belajar cara membuat jaringan komputer yuk..?”mau?mau?mau? “habis gelap terbitlah jaringan…hehe…maksudnya karena bingung mo posting tentang masalah apa,jadinya terbitlah jaringan?! “sama-sama belajar yuk?”…………..
jaringan komputer
merupakan kumpulan beberapa komputer dan peralatan lain yang saling terhubung.hubungan tersebut dapat melalui media kabel atau gelombang radio, bluetooth, infrared dan satelit.setiap perangkat yang terhubung disebut NODEgLADIATUS
http://id.gladiatus.com/?kid=a-03751-02251-0901-a0707120